Cybercriminal Memanfaatkan Virus Corona

Dalam keadaan dunia yang sedang merasa ketakutan dan kewaspadaan akan virus Corona, di dunia Internet beberapa cybercriminal mengambil keuntungan dengan menggunakan nama Covid-19 untuk melakukan kejahatan seperti sengaja menyebarkan malware dengan tujuan mengelabui orang-orang agar dengan tidak sengaja mereka memasang malware.

~~~

Menurut penelitian terbaru dari pos pemeriksaan keamanan, para hacker banyak menggunakan code Covid-19 untuk menjual malware dan alat eksploitasi lainnya di dark web. Contohnya, akun Facebook yang sudah terjual seharga $300 dengan diskon 15%

Dalam penelitian terpisah, Zscalar mencatat kalau scammer banyak menciptakan situs dengan perangkat tes dan aplikasi palsu yang mengatasnamakan Covid-19 sebagai perlindungan diri.

Para penjahat cyber menggunakan Corona/Covid-19 sebagai phishing atau alamat URL pancingan, sehingga saat orang-orang mengakses alamat URL tersebut akan diminta untuk memasukan alamat email dan akan diarahkan ke artikel CDC.

~~~

Tim penelitian di Checkpoint juga ikut mencatat bahwa bidang Coronavirus meningkat cepat dalam jumlah besar, terkait 6.000 yang telah terdaftar minggu lalu. Perusahaan keamanan mencatat bahwa based domain dari coronavirus tiga minggu terakhir hanya 93 atau 0,8 %, dari yang baru terdaftar penuh kebencian. Tapi 2.200 lebih situs 19% sangat mencurigakan.

~~~

Cara kerja mereka yaitu dengan menggunakan peta coronavirus atau dengan aplikasi android palsu untuk mencuri data atau untuk menghasilkan uang dari korban.

So, untuk berjaga-jaga semisal kalian ingin tau update terbaru tentang coronavirus ini pastikan kalian mendapatkan nya dari sumber yang terpercaya seperti sumber-sumber dari pemerintahan, dan hindari lampiran atau alamat URL yang mencurigakan contohnya ketika kita buka website tersebut kita diminta untuk memasukkan email atau data diri pribadi.