BUMI & SEGALA ISINYA Part 18

Cerita Sebelumnya

Saat Jali terbangun dari mimpinya, ia merasa kebingungan dengan apa yang telah ia mimpikan, pasalnya mimpi itu sangat melelahkan dan terasa seperti nyata.

Ketika jali tersadar dari mimpinya yang dibangunkan oleh bapak botak tersebut, jali langsung menanyakan hari, tanggal, tahun dan bulan kepada bapak botak itu, bapak botak itu merasa heran dengan keaadaan jali yang tiba2 menanyakan hal tersebut, bapak botak itu berpikir seakan jali sudah tidur sejak sekian lama dan baru dibangunkan kembali.

<> Skip </>

Jali mengendarai sepedah dengan santai dijalanan karena sekarang masih jam 5.40 Pagi. Jali sengaja berangkat ke sekolah pagi karena ada hal yang ingin ia pastikan dan tanyakan kepada salah satu temannya yaitu Lolly, tapi ia juga berpikir Lolly tak akan mau datang sepagi ini ke sekolah paling ia masih tidur atau baru akan mandi, tapi Jali sempat mengirim pesan kepada Lolly dan menyuruh untuk bertemu dengannya saat istirahat pertama di atap sekolah.

Jali memarkirkan sepedahnya di deretan motor karena hanya Jali sendiri yang berangkat sekolah menggunakan sepedah. Bukan berarti Jali tak punya motor, Jali cuman tidak ingin membuang-buang uangnya hanya untuk sekedar membeli bensin. padahal jika dia mau, Jali bisa membeli Perusahaan Perta*ina di seluruh bumi.

Saat jali sedang menaiki tangga ke arah kelasnya, Pak Rohman memanggil jali dan menyuruhnya untuk menemuinya saat pulang sekolah ketika semua siswa sudah pulang dan jali pun menganggukan kepalanya sebagai tanda persetujuannya. Jali melanjutkan perjalannanya untuk menuju ke kelas, setelah sampai ia mulai mengambil posisi merebahkan kepalanya di atas meja karena ia merasa ngantuk.

<.> Teeettttt <./>

Bunyi bel istirahat pertaman. Saat mendengar bel berbunyi, Jali langsung meninggalkan kelasnya dan pergi ke atap tanpa memedulikan panggilan temannya, entah kenapa Jali merasa hari ini ia menjadi sangat dingin dan lebih pendiam, mungkin karena ia mengalami banyak hal sendirian sehinnga ia merasa pusing.

“Ehh Ly itu si Jali kenapa dah??” kata bagja.

“Aku ge engga tau, kayaknya si Jali lagi engga jelas dehh” jawab Lolly sambil mengendikan bahunya.

“Aku engga ke kantin dulu ya teman-teman, kalian kesana aja duluan gausah nungguin aku.” kata Lolly kepada semua temannya.

<> Skip </>

Lolly menghampiri Jali yang sedang duduk di bangku, dan langsung membuka pembicaraan. “Jal, kamu mau ngomong apaan ke aku? tumben amat?” tanya Loly langsung to the point kepada Jali, karena Lolly yang langsung to the point kepada Jali, maka Jali pun tidak ingin berbasa-basi lagi, Jali langsung menanyakan apakah libur kemarin Lolly mengalami hal yang aneh atau mengalami suatu hal yang terjadi, dan langsung direspon anggukan kepala oleh Lolly.

Lolly mengatakan kepada Jali kalau ia mengalami mimpi aneh yang semuanya penduduk bumi mengalami perubahan yang drastis yang disebabkan oleh suatu virus yang membuat penduduk kesulitan.

<> Skip </> <.> Bel Pulang <./>

Bel pulang sekolah pun berbunyi, Jali sempat mencari temannya terlebih dahulu. Jali hanya ingin memastikan sesuatu yang sempat terjadi di hutan saat mereka mengadakan camping, tapi sepertinya mereka tidak ada, jadi Jali langsung pergi ke ruangan pak Rohman karena pak botak itu ingin mengatakan sesuatu kepada Jali.

Jali sampai di ruangan pak Rohman. Ketiak Jali memasuki ruangan Jali merasa kaget karena ternyata bukan hanya dirinya saja yang dipanggil pak botak, ternyata teman-temannya juga berada di sini. Pantas saja di cari kemana-mana tidak ada. T_T

Pak Rohman langsung menyuruh Jali untuk duduk di bangku yang kosong, bapak itu bertanya kepada Jali apakah ia memimpikan sesuatu yang terasa nyata dan Jali pun menceritakan semuan hal yang ia mimpikan, bahkan dari karakter anime yang ia temui di dalam mimpinyapun Jali ceritakan tanpa terlewatkan, bahkan teman-teman tak ada satupun yang bersuara untuk berkomentar atau sekedar bertanya apapun, lantara penasaran atau sangking khusyuknya mendengarkan cerita dari mimpinya Jali. Nisa yang tipenya selalu ingin tau alias kepo pun tak bersuara apapun.

Pak Rohman mengatakan itu bukan hanya sekedar mimpi, ia memberitahu kami kalau di dalam bumi tidak semuanya yang tak terlihat itu benar-benar tak terlihat.

Lolly terpikirkan juga tentang mimpinya yang berhubungan dengan virus, dan Pak Rohmat mengatakan sesuatu yang membuat mereka tak percaya dengan apa yang telah dikatakan oleh pak botak tersebut. Perkataan Pak Rohman terakhir yaitu memberitahu kami ber6 bahwa kami adalah orang terpilih.

Jali hanya berpikir siapa sebenarnya Pak Rohman ini?? Apa dia termasuk orang yang datang dari masa depan?? Ahh entahlah pusing.

^_^ so, mau tau cerita selanjutnya??? Kenapa mereka menjadi orang yang terpilih? Lalu apa yang pak Rohman atau pak Botak ini katakan tentang virus yang ada di mimpinya Lolly??? Virus apakah itu? dan apakah ada hubungannya dengan mimpinya Jali di masa depan dengan kepala botak ???

Nantikan Cerita Selanjutnya di Next Post Blog yang berbeda

Byee 👋👋

Cerita Selanjutnya…